Sunday, August 2, 2020

#9 - RENJANA

Berselang malam itu
Ketika dua mata saling merelungkan pandangannya
Ketika dua nafas beradu saling meleburkan syahwatnya
Ketika dua tubuh saling mengkultuskan dukana melupakan waktu
Terselip kenyataan bahwa kita pengecut sayang...

Bukankah cinta itu membahagiakan ?
Lalu dimana letak bahagia jikalau yang kau rasa hanya duka
Bukankah cinta itu sakral kasih?
Lalu mengapa tak ada khidmat yang tercurah
Buraikan sayang, aku masih duduk direlung dingin sisi hatimu



No comments:

Post a Comment

DIRI

  Terima kasih diri. Rintang kehidupan memang tidak selalu tenang, kau rangkul dengan segala badainya