Story of Loneliness
Thursday, January 13, 2022
DIRI
Pagi Meragu
Seperti teh panas yang ku seduh di pagi sendu
yang menghangatkan rindu sisa malam lalu
seperti setengah sedok gula yang ku aduk, menyatu
yang tak terlalu manis namun mencipta bahagia tanpa ragu
Thursday, August 20, 2020
#11 - SEBELUM TIDURMU TERJAGA
Dipenghujung malam, sebelum mentari dengan bangga memancarkan cahaya kelabunya
kamu masih disamping ku, berbaring terpulas meringkuk kedinginan
maafkan aku yang kurang peka untuk lekas memelukmu
mataku tak habis menarap, aku terbuai dengan raut wajahmu yang berona
telingaku syahdu mendengar lantunan napas nan merdumu
Dipenghujung malam, sebelum kendaraan kota meraung
kamu masih menjadi titik pandang yang kudambakan
"AKU INGIN MENJAGA TIDURMU! MENARIKMU DARI MIMPI BURUK TENTANG CINTA"
sambil ku usap lembut keningmum, lalu turun pada hidungmu yang sebenarnya ingin ku gigit pucuknya
Maafkan sayang, keberanianku masih berbatas pada sajak - sajak tentagmu
tindumu masih sebatas ciutan - ciutan kalbu
menurutku kau perlu tau, bahwa perasaanku tidak abu - abu
maafkan sayang, kau jelas kecewa
aku nekat berenang lagi kedasar, sedang kau susah memberiku nyawa
ntah berakhir melanjutkan kisah atau menyimpan cerita
harapannku telah jatuh-tumpah padamu
lekas tutup matamu, bermimpilah tentang ku sekali
ku janjian akan ada sajak-sajak lain tentangmu
Kau sumber aksara yang paling ku nanti unyuk kujadikan runtut kalimat indah
Sunday, August 2, 2020
#10 - EPILOG
Sosok demi sosok
Waktu demi waktu
Pahit manis, sendu senda
Kulantunkan semua isi mati dan hidupnya hati ku
Kulantunkan derai derai kalimat merah dan putih
#9 - RENJANA
Ketika dua mata saling merelungkan pandangannya
Ketika dua nafas beradu saling meleburkan syahwatnya
Ketika dua tubuh saling mengkultuskan dukana melupakan waktu
Terselip kenyataan bahwa kita pengecut sayang...
Bukankah cinta itu membahagiakan ?
Lalu dimana letak bahagia jikalau yang kau rasa hanya duka
Bukankah cinta itu sakral kasih?
Lalu mengapa tak ada khidmat yang tercurah
Buraikan sayang, aku masih duduk direlung dingin sisi hatimu
#8 - BAHAGIA
hampir sepanjang malam aku berpeluk dengan air mata
aku percaya tuhan akan memberikan bahagia
dan harapanku pun cukup berhenti pada kata bahagia
aku percaya semakin tua kita semakin tua juga air mata
dan hari ke hari semakin akrab dengan bahagia
Tuesday, March 24, 2020
#7 - DANDAPATI
padahal, sudah ku cekik pangkal hati
padahal, sudah kukecam lintas pikiran
masih jua aku bertahan pada ambang luka
enggan ku biaskan
aku asik menari dilautan tipumu yang tak berdasar
kau beri dandapati paling sempurna
DIRI
Terima kasih diri. Rintang kehidupan memang tidak selalu tenang, kau rangkul dengan segala badainya
-
Tak lama lagi kakiku akan menginjak tempat dimana rahim ibuku mengaduh keringatnya rahim yang tak perna ku rau bagaimana rupanya rahim y...
-
Berselang malam itu Ketika dua mata saling merelungkan pandangannya Ketika dua nafas beradu saling meleburkan syahwatnya Ketika dua tubu...
-
Ada kata yang ripuh tuk ku ucap padahal, sudah ku cekik pangkal hati padahal, sudah kukecam lintas pikiran masih jua aku bertahan pada a...
Search This Blog |