Sosok demi sosok
Waktu demi waktu
Pahit manis, sendu senda
Kulantunkan semua isi mati dan hidupnya hati ku
Kulantunkan derai derai kalimat merah dan putih
KAMU.
Kamu adalah titik dari sekian banyak koma yang ku lewati
Terima kasih diri. Rintang kehidupan memang tidak selalu tenang, kau rangkul dengan segala badainya
Search This Blog |
No comments:
Post a Comment